Donnarumma: Putra Tukang Kayu yang Anti Tattoo dan Anting

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.





Turin – Jangan harap melihat Gianluigi Donnarumma mengenakan anting atau men-tattoo badannya seperti layaknya pesepakbola modern saat ini. Ia tak akan pernah mau melakukannya.

Tattoo, atau seni merajah tubuh, bukanlah hal yang tabu di kalangan pesepakbola. Bahkan bintang seperti Lionel Messi pun ikut dalam arus “tren” tersebut. Tattoo kini tak ubahnya sepatu warna-warni atau rambut side-parting dan pompadour yang membuat seorang pesepakbola terlihat lebih stylish.

Tapi, jangan harap Donnarumma akan merajah tubuhnya. Sebagai pesepakbola yang tergolong masih amat muda –baru berusia 17 tahun–, Donnarumma memperhatikan betul wejangan-wejangan yang diberikan orang tuanya. Salah satunya adalah untuk tetap membumi.

“Ayah saya selalu bilang: Tidak boleh ada tattoo dan anting. Jadi, saya tidak akan pernah memilikinya,” ujar Donnarumma seperti dilansir Football Italia.

Donnarumma mengaku, kedua orang tuanya memiliki pengaruh besar untuknya. Terutama sang ayah, yang selalu mengajarkannya untuk berusaha dengan kemampuan sendiri.

“Saya akan selalu bekerja keras dan tetap rendah hati, sebab itulah hal terpenting yang diajarkan orang tua saya. Ibu saya selalu mengingatkan untuk tetap rendah hati dan menjaga perilaku,” ucapnya.

“Ayah saya bekerja sebagai tukang kayu, tapi dia tidak pernah meminta saya untuk membantunya, sebab saya juga tak sepiawai dirinya dalam hal itu.”

Donnarumma mulai mencuat ke permukaan ketika eks pelatih AC Milan, Sinisa Mihajlovic, memberinya kesempatan bermain tahun lalu. Kala itu, usianya baru 16 tahun.

Dengan sosok menjulang, hingga 196 cm, dan kemampuan refleks mumpuni, Donnarumma digadang-gadang menjadi bintang Italia di masa mendatang. Tidak sedikit pula yang menyandingkannya dengan Gianluigi Buffon, yang juga mencuat sebelum berusia 20 tahun.

Sejauh ini, Donnarumma sudah tampil dalam 38 pertandingan bersama Milan, dengan 37 di antaranya ia lakoni di Serie A. Makin menanjak kariernya, makin besar juga angin yang menerpa. Belum apa-apa, ia sudah dikabarkan diincar banyak klub dengan nilai transfer besar.

Tapi, mengingat wejangan orang tuanya, Donnarumma memilih untuk tidak mengindahkan rumor. “Rumor transfer tidak akan membuat kepala saya berpaling,” ucapnya.

“Saya hanya ingin menikmati permainan, sebab itulah dasar dari ini semua. Fokus saya untuk Milan sekarang dan saya akan berusaha bermain sebaik mungkin buat tim saya,” kata Donnarumma.

(roz/cas)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Leave a Reply

Your email address will not be published.