Misi Bangkit Juventus

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.





Jakarta – Juara bertahan Juventus berhasrat kembali ke jalur kemenangan setelah dikejutkan Sampdoria. Di akhir pekan ini, Juve ‘hanya’ akan melawan Crotone.

Laju Bianconeri di musim ini relatif tidak semulus musim-musim sebelumnya. Pasukan Massimiliano Allegri itu sudah dua kali tumbang dalam 13 matchday Serie A sehingga menempati urutan ketiga klasemen, tercecer empat poin dari Napoli dan dua poin dari Nerazzurri.

Kekalahan terakhir Juve diderita di markas Sampdoria 2-3. Yang lebih mengejutkan lagi, Gianluigi Buffon cs kebobolan tiga gol lebih dahulu sebelum mencetak dua gol hiburan dari Gonzalo Higuain [penalti] dan Paulo Dybala di menit-menit akhir.

Hasil tersebut melengkapi rangkaian kurang memuaskan Juve dalam lima matchday terakhir di semua kompetisi. Hanya dua kemenangan yang bisa dibawa pulang mereka.

Matchday di kandang sendiri melawan Crotone, Senin (27/11) dinihari WIB, bisa menjadi ajang penebusan bagi Juventus. Statistik memperlihatkan, Juventus selalu unggul di sepanjang tahun ini dengan mencetak lima gol ke gawang Crotone tanpa kebobolan.

Sementara itu, Napoli akan bertandang ke kandang Udinese, Minggu (26/11) malam WIB. Partenopei berpotensi melindungi singgasana klasemen, mengingat raihan empat kemenangan dan hanya sekali tumbang dalam lima pertemuan terakhir dengan Si Zebra.

Kendati begitu, Napoli dilarang lengah. Udinese pernah membuat Napoli kalah 3-1 di Friuli pada April 2016 dalam matchday yang sempat diwarnai satu kartu merah untuk kubu pengunjung.

Di Sardinia, Inter akan memberi penetrasi besar pada Napoli momen menyambangi Cagliari, Minggu dinihari WIB. Sebuah kemenangan akan menjadikan Inter Milan sebagai Capolista sekalipun hanya semalam.

Akan tetapi, Cagliari terbukti cukup ticky bagi Inter. Dalam lima pertemuan terakhir di Serie A, kedua tim masing-masing unggul dua kali dan sekali sebanding. Namun, kunjungan terakhir Inter ke markas Cagliari berakhir manis usai unggul telak 5-1 pada Maret silam.

AS Roma mencoba membukukan kemenangan keenam berurutan momen melawat ke markas Genoa. Giallorossi momen ini menghuni posisi keempat klasemen dengan selisih lima poin dari Napoli dan satu matchday sisa.

Angka penuh niscaya diraih mengingat rekor superior atas sang rival. Sejak kalah 0-1 pada Mei 2014, Roma berhasil menorehkan 100 persen kemenangan melawan Genoa dalam enam matchday berikutnya.

Di kota mode, AC Milan akan berupaya menciptakan momentum setelah lolos ke babak 32 besar Liga Europa dengan kemenangan 5-1 atas Austria Wien semalam. Torino menjadi ujian konsistensi bagi Rossoneri.

Milan tidak terkalahkan melawan El Toro dalam lima pertemuan mereka di liga dan memiliki rekor impresif di San Siro. Sejak berimbang 1-1 pada Februari 2014, Milan belum pernah gagal lagi meraih angka penuh momen menjamu Torino di kandang sendiri.

[Gambas:Sportradar]

(rin/krs)


Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.