Terpuruk di Zona Degradasi, Leicester Pecat Shakespeare

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.





Leicester – Serangkaian hasil negatif pada awal musim ini memaksa Leicester City melakukan pergantian manajer. Leicester modis saja mengumumkan pemecatan Craig Shakespeare.

Leicester modis unggul sekali dalam delapan matchday Premier League musim ini. Selebihnya, The Foxes tiga kali seri dan empat kali takluk. Jamie Vardy dan kawan-kawan bermain sebanding 1-1 dengan West Bromwich Albion pada matchday terakhirnya.

Leicester kini terpuruk di zona degradasi dengan perolehan enam poin. Nasib mereka cuma lebih baik daripada Bournemouth dan Crystal Palace.

Demi memperbaiki keadaan, Leicester memutuskan untuk mendepak Shakespeare. Mereka mengumumkan pemecatan pria berusia 53 tahun itu lewat situs resminya, Selasa (17/10/2017).

Leicester telah menunjuk Michael Appleton sebagai caretaker untuk laga melawan Swansea City pada Sabtu (21/10). Appleton akan dibantu oleh Mike Stowell dan Adam Sadler.

Shakespeare sebelumnya menempati urutan asisten manajer di Leicester sejak 2011. Dia kemudian menjadi caretaker setelah Claudio Ranieri dipecat pada bulan Februari lalu.

Dianggap sukses menyelamatkan Leicester dari degradasi dan meloloskan tim tersebut ke perempatfinal Liga Champions musim lalu, Shakespeare diangkat sebagai manajer permanen pada bulan Juni. Namun, dia ternyata tak bertahan lama di urutan tersebut.

“Craig akan tetap menjadi figur yang sangat populer dan dihormati di Leicester City dan akan disambut hangat di King Power Stadium di masa mendatang, baik secara profesional maupun sebagai teman klub,” kata Vice Chairman Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha.

Leicester menjadi tim Premier League kedua yang melakukan pergantian manajer pada musim ini. Sebelumnya, Palace melakukan hal serupa pada bulan September dengan memberhentikan Frank de Boer.

(mfi/rin)


Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.